Menguasai kosa kata adalah fondasi utama dalam mempelajari bahasa baru, dan dalam bahasa Korea, kata kerja memegang peranan paling sentral. Jika kamu sering menonton K-Drama atau mendengarkan K-Pop, kamu pasti menyadari bahwa struktur kalimat bahasa Korea sangat unik karena menempatkan kata kerja di akhir kalimat.
Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai kata kerja bahasa korea lengkap, mulai dari definisi, cara mengubah bentuknya (konjugasi), hingga daftar kata yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Pengertian & Klasifikasi Kata Kerja Bahasa Korea
Dalam bahasa Korea, kata kerja disebut dengan 동사 (Dongsa). Berbeda dengan bahasa Indonesia yang cenderung statis, kata kerja bahasa Korea mengalami perubahan bentuk tergantung pada siapa kamu berbicara (formalitas) dan kapan aktivitas tersebut dilakukan (waktu/tenses).
Klasifikasi: Kata Kerja Aktif vs Kata Kerja Deskriptif
Satu hal yang unik dalam tata bahasa Korea adalah pembagian kata kerja menjadi dua jenis utama:
- Kata Kerja Aktif (Action Verbs): Kata yang menunjukkan tindakan fisik atau mental. Contoh: Makan (먹다 – meokda), Pergi (가다 – gada).
- Kata Kerja Deskriptif (Descriptive Verbs/Adjectives): Dalam bahasa Korea, kata sifat diperlakukan seperti kata kerja karena mereka bisa dikonjugasikan. Contoh: Cantik (예쁘다 – yeppeuda), Panas (덥다 – deopda).
Perbedaan Fundamental dengan Bahasa Indonesia
Dalam bahasa Indonesia, kata “makan” tetap “makan” baik untuk kemarin, sekarang, atau kepada atasan. Namun di Korea, “makan” bisa berubah menjadi meogeoyo, meogeosseoyo, atau meokseumnida.
Tabel Perbandingan Contoh Konkret:
| Bahasa Indonesia | Bahasa Korea (Dasar) | Bahasa Korea (Sopan) | Keterangan |
| Pergi | 가다 (Gada) | 가요 (Gayo) | Perubahan vokal |
| Makan | 먹다 (Meokda) | 먹어요 (Meogeoyo) | Adanya akhiran -eoyo |
| Belajar | 공부하다 (Gongbuhada) | 공부해요 (Gongbuhaeyo) | Perubahan akhiran -hada |
Struktur & Konjugasi Dasar
Semua kata kerja bahasa Korea dalam bentuk kamus diakhiri dengan suku kata 다 (da). Untuk menggunakannya dalam kalimat, kamu harus membuang 다 dan menyisakan “kata dasar” (verb stem), lalu menambahkan akhiran yang sesuai.
Aturan Penambahan Akhiran (Ayo/Oyo/Yeoyo)
Aturan ini sangat bergantung pada vokal terakhir pada kata dasar:
- Jika vokal terakhir adalah ㅏ (a) atau ㅗ (o), tambahkan 아요 (ayo).
- Jika vokal terakhir bukan ㅏ atau ㅗ, tambahkan 어요 (eoyo).
- Jika kata kerja berakhiran 하다 (hada), maka berubah menjadi 해요 (haeyo).
Contoh khusus: 마시다 (Masida – Minum). Kata dasarnya adalah masi-. Karena bertemu dengan -eoyo, maka terjadi peleburan: Masi + eoyo menjadi 마셔요 (Masyeoyo).
Peran Batchim dalam Perubahan Kata Kerja
Batchim adalah konsonan akhir dalam suku kata Korea. Keberadaan batchim menentukan apakah sebuah kata kerja membutuhkan vokal bantuan saat dikonjugasikan, terutama pada tingkat formal.
Tingkat Formalitas
Bahasa Korea sangat menjunjung tinggi etika kesopanan. Kamu tidak bisa menggunakan kata yang sama saat berbicara dengan teman sebaya dan bos di kantor.
| Tingkat Formalitas | Akhiran Umum | Penggunaan |
| Formal Tinggi (Hasipsio-che) | -(스)ㅂ니다 | Berita, presentasi, militer, situasi sangat formal. |
| Informal Sopan (Haeyo-che) | -아/어/여요 | Percakapan sehari-hari dengan orang yang lebih tua atau orang asing. |
| Formal Rendah (Haera-che) | -ㄴ/는다 | Tulisan buku, artikel, atau narasi. |
| Informal Akrab (Banmal) | -아/어/여 | Teman akrab, adik, atau orang yang lebih muda. |
Bentuk Waktu (Tense)
Untuk menyusun kalimat yang benar, kamu harus memahami tiga bentuk waktu dasar:
1. Present Tense (Masa Sekarang)
Digunakan untuk menyatakan fakta atau kebiasaan saat ini.
- Rumus: Kata Dasar + 아/어/여요.
- Contoh: 저는 사과를 먹어요 (Jeoneun sagwareul meogeoyo) – Saya makan apel.
2. Past Tense (Masa Lalu)
Digunakan untuk kejadian yang sudah selesai.
- Rumus: Kata Dasar + 았/었/였어요.
- Contoh: 저는 학교에 갔어요 (Jeoneun hakgyoe gasseoyo) – Saya sudah pergi ke sekolah.
3. Future Tense (Masa Depan)
Digunakan untuk rencana atau niat di masa depan.
- Rumus: Kata Dasar + -(으)ㄹ 거예요.
- Contoh: 저는 내일 공부할 거예요 (Jeoneun naeil gongbuhal geoyeyo) – Saya akan belajar besok.
Daftar Lengkap Kata Kerja Bahasa Korea yang Sering Digunakan
Berikut adalah daftar kata kerja yang wajib dihafal bagi pemula:
Kata Kerja Tindakan (Action Verbs)
- 가다 (Gada): Pergi
- 오다 (Oda): Datang
- 먹다 (Meokda): Makan
- 마시다 (Masida): Minum
- 자다 (Jada): Tidur
- 보다 (Boda): Melihat/Menonton
- 듣다 (Deutda): Mendengar
- 말하다 (Malhada): Berbicara
- 읽다 (Ikda): Membaca
- 쓰다 (Sseuda): Menulis
- 만들다 (Mandeulda): Membuat
- 사다 (Sada): Membeli
- 알다 (Alda): Mengetahui
- 모르다 (Moreuda): Tidak mengetahui
- 일하다 (Ilhada): Bekerja
Kata Kerja Deskriptif (Adjectives)
- 크다 (Keuda): Besar
- 작다 (Jakda): Kecil
- 좋다 (Joda): Bagus/Baik
- 나쁘다 (Nappeuda): Buruk
- 많다 (Man-ta): Banyak
- 적다 (Jeokda): Sedikit
- 싸다 (Ssada): Murah
- 비싸다 (Bissada): Mahal
- 어렵다 (Eoryeopda): Sulit
- 쉽다 (Swipda): Mudah
Penerapan Praktis dalam Percakapan
Mari kita lihat bagaimana kata-kata di atas digunakan dalam kalimat utuh:
- A: 어제 뭐 했어요? (Eoje mwo haesseoyo?) – Kemarin melakukan apa?
- B: 친구를 만났어요. 그리고 같이 영화를 봤어요. (Chingureul mannasseoyo. Geurigo gachi yeonghwareul bwasseoyo.) – Saya sudah bertemu teman lalu sudah menonton film bersama.
- A: 한국 음식을 좋아해요? (Hanguk eumsigeul joahaeyo?) – Apakah suka makanan Korea?
- B: 네, 비빔밥을 정말 좋아해요. (Ne, bibimbabeul jeongmal joahaeyo.) – Ya, saya sangat suka Bibimbap.
Memahami kata kerja bahasa korea lengkap bukan sekadar menghafal kosa kata, tetapi juga memahami logika di balik perubahannya. Melalui penguasaan konsep dasar konjugasi, tingkat formalitas, dan bentuk waktu, kamu sudah melewati langkah tersulit dalam belajar bahasa Korea. Kuncinya adalah latihan konsisten dan jangan takut untuk mulai merangkai kalimat sederhana.
Ingin memperdalam kemampuan tata bahasa Korea dan bisa bercakap-cakap dengan lancar? Yuk, bergabung bersama Hansarang! Kamu bisa mencoba program ChinguTalk yang dirancang khusus untuk membantu pemula memahami pola kalimat dan kosa kata secara interaktif dan menyenangkan.