Annyeong! Kalau kamu sudah tahu dasar-dasar TOPIK dan sudah menentukan mau ambil TOPIK I atau TOPIK II, sekarang waktunya masuk ke bagian yang lebih teknis: format soalnya kayak apa sih sebenarnya?
Banyak peserta yang kaget di hari-H bukan karena nggak paham bahasa Korea, tapi karena nggak tahu berapa soal yang harus dikerjakan, berapa lama waktunya, dan bagian mana yang bobot nilainya paling besar. Nah, biar kamu nggak kena kejutan yang sama, yuk bedah tuntas kisi-kisi dan format soal TOPIK I vs TOPIK II di artikel ini!
Kalau kamu masih perlu penyegaran soal dasar-dasar TOPIK sebelum masuk ke bagian teknis ini, kamu bisa baca dulu Apa Itu Ujian TOPIK? Panduan Lengkap untuk Pemula. Sudah siap? Yuk lanjut!
Kenapa Penting Tahu Kisi-Kisi Sebelum Belajar TOPIK?
Coba bayangin kamu belajar mati-matian, tapi ternyata waktu ujian kamu kehabisan waktu di sesi reading karena nggak tahu kalau soalnya sebanyak itu. Sayang banget, kan? Makanya, memahami format soal sejak awal itu penting supaya kamu bisa:
- Mengatur strategi waktu belajar sesuai bobot nilai tiap sesi.
- Simulasi ujian dengan kondisi waktu yang realistis, bukan asal-asalan.
- Tahu di sesi mana kamu perlu latihan ekstra (biasanya writing di TOPIK II jadi momok banyak orang).
Karena ujian TOPIK ke-108 sudah dijadwalkan pada 18 Oktober 2026 (cek detailnya di Jadwal Lengkap TOPIK 2026), sekarang saatnya kamu benar-benar paham “peta pertempurannya” sebelum masuk ke ruang ujian.
Format Soal TOPIK I: Jumlah Soal, Durasi, dan Bobot Nilai
TOPIK I ditujukan untuk level dasar (Level 1-2) dan hanya terdiri dari dua sesi, yaitu Listening dan Reading tanpa sesi menulis (writing).
Sesi Listening TOPIK I
Sesi ini terdiri dari 30 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 40 menit. Soal-soalnya berupa percakapan sederhana sehari-hari, pengumuman singkat, atau dialog dasar.
Sesi Reading TOPIK I
Sesi ini lebih banyak, yaitu 40 soal pilihan ganda dalam waktu 60 menit. Materinya meliputi pemahaman kalimat sederhana, teks singkat, hingga informasi umum seperti iklan atau pengumuman tertulis.
Total keseluruhan, TOPIK I memiliki 70 soal yang harus dikerjakan dalam 100 menit, dengan skor maksimal 200 poin (masing-masing sesi bernilai maksimal 100 poin).
Format Soal TOPIK II: Jumlah Soal, Durasi, dan Bobot Nilai
Nah, kalau TOPIK II jauh lebih kompleks karena mencakup tiga sesi: Listening, Reading, dan Writing. Ini yang bikin durasi totalnya juga lebih panjang.
Sesi Listening TOPIK II
Terdiri dari 50 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 60 menit. Materinya lebih kompleks dibanding TOPIK I, mencakup wawancara, berita, hingga kuliah/ceramah singkat yang butuh pemahaman konteks lebih dalam.
Sesi Reading TOPIK II
Terdiri dari 50 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 70 menit. Jenis teksnya lebih beragam dan panjang, seperti artikel berita, esai, hingga teks argumentatif yang butuh kemampuan analisis.
Sesi Writing TOPIK II
Ini yang sering jadi momok banyak peserta. Sesi ini terdiri dari 4 soal (kombinasi soal isian singkat dan esai) dalam waktu 50 menit. Kamu akan diminta melengkapi kalimat, menjelaskan grafik/data sederhana, hingga menulis esai pendek dengan tema tertentu seperti pendidikan, lingkungan, atau budaya Korea.
Total keseluruhan, TOPIK II memiliki 104 soal dalam waktu 180 menit, dengan skor maksimal 300 poin.
Tabel Perbandingan Lengkap TOPIK I vs TOPIK II
Biar lebih mudah dibandingkan sekilas, ini rangkumannya dalam satu tabel:
| Aspek | TOPIK I | TOPIK II |
| Level | Level 1-2 (Dasar) | Level 3-6 (Menengah-Lanjutan) |
| Sesi Listening | 30 soal / 40 menit | 50 soal / 60 menit |
| Sesi Reading | 40 soal / 60 menit | 50 soal / 70 menit |
| Sesi Writing | Tidak ada | 4 soal / 50 menit |
| Total Soal | 70 soal | 104 soal |
| Total Durasi | 100 menit | 180 menit |
| Skor Maksimal | 200 poin | 300 poin |
| Jenis Soal | Seluruhnya pilihan ganda | Pilihan ganda + isian + esai |
Dari tabel di atas, jelas terlihat kalau TOPIK II bukan cuma “TOPIK I versi lebih panjang”, tapi benar-benar beda tingkat kompleksitasnya, terutama karena adanya sesi writing yang menuntut kemampuan produktif, bukan cuma pemahaman.

Contoh Tipe Soal yang Sering Muncul per Level
Supaya nggak cuma tahu angka-angkanya, ini gambaran tipe soal yang biasanya muncul:
- Listening TOPIK I: percakapan singkat dua orang, lalu diminta menebak konteks atau lokasi (misalnya di toko, stasiun, atau rumah sakit).
- Reading TOPIK I: melengkapi kalimat rumpang dengan kata yang tepat, atau memahami inti dari sebuah pengumuman singkat.
- Listening TOPIK II: dialog dengan konteks lebih formal, seperti wawancara kerja atau diskusi topik tertentu, lalu diminta menyimpulkan sikap/pendapat pembicara.
- Reading TOPIK II: membaca artikel atau esai panjang, lalu menjawab pertanyaan tentang ide utama, tujuan penulis, atau makna tersirat dari suatu kalimat.
- Writing TOPIK II: melengkapi dua kalimat rumpang dalam sebuah paragraf, dan menulis esai pendek (200-300 karakter) atau esai panjang (600-700 karakter) sesuai tema yang diberikan.
Strategi Belajar Berdasarkan Bobot Nilai Tertinggi
Setelah tahu format lengkapnya, kamu bisa mulai menyusun strategi belajar yang lebih terarah:
- Kalau target TOPIK I, alokasikan waktu lebih banyak untuk reading (40 soal) dibanding listening (30 soal), karena porsi soalnya memang lebih besar.
- Kalau target TOPIK II, jangan remehkan sesi writing meski jumlah soalnya paling sedikit (cuma 4 soal). Justru karena sedikit, tiap soal punya bobot nilai yang besar, dan sering jadi pembeda antara lulus di level tinggi atau tidak.
- Latihan dengan timer sejak jauh-jauh hari, supaya kamu terbiasa dengan tekanan waktu asli saat ujian, bukan kaget pas hari-H.
- Kalau kamu masih di fase awal menyusun jadwal belajar, kamu bisa kombinasikan strategi di atas dengan tips lengkap di artikel Tips Belajar Kilat Sebelum Ujian TOPIK Oktober 2026.
Yuk, Latihan Soal Sesuai Format Aslinya!
Memahami kisi-kisi dan format soal itu langkah pertama yang penting, tapi hasil maksimal baru bisa didapat kalau kamu juga rutin latihan soal dengan kondisi menyerupai ujian asli termasuk tekanan waktunya.
Kalau kamu butuh pendampingan supaya latihannya lebih terarah dan sesuai standar, yuk cek Kelas Bahasa Korea untuk Study & Karir di Hansarang Academy. Di sana kamu bisa dapat simulasi soal, feedback langsung dari tutor, dan strategi belajar yang disesuaikan dengan target level kamu.
Mau konsultasi dulu soal level dan program yang paling cocok? Klik di sini untuk konsultasi gratis, dan jangan lupa follow Instagram untuk latihan soal harian dan info seputar TOPIK lainnya. Hwaiting! 💪
FAQ Seputar Kisi-Kisi dan Format Soal TOPIK
Berapa jumlah soal TOPIK I dan TOPIK II?
TOPIK I terdiri dari 70 soal, yaitu 30 soal listening dan 40 soal reading. Sementara itu, TOPIK II terdiri dari 104 soal, yaitu 50 soal listening, 50 soal reading, dan 4 soal writing. TOPIK II memiliki lebih banyak soal karena mencakup sesi writing dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi.
Berapa lama waktu pengerjaan ujian TOPIK?
TOPIK I membutuhkan waktu total 100 menit, terdiri dari 40 menit listening dan 60 menit reading. Sementara itu, TOPIK II membutuhkan waktu total 180 menit, terdiri dari 60 menit listening, 70 menit reading, dan 50 menit writing. Durasi TOPIK II lebih panjang karena peserta juga harus mengerjakan sesi writing.
Bagaimana pembagian bobot nilai listening, reading, dan writing di TOPIK II?
Skor maksimal TOPIK II adalah 300 poin. Sesi listening dan reading dinilai berdasarkan jumlah jawaban benar dari soal pilihan ganda, sedangkan sesi writing dinilai berdasarkan kelengkapan struktur kalimat, kesesuaian topik, dan ketepatan tata bahasa. Karena hanya terdiri dari 4 soal, setiap soal writing memiliki bobot yang cukup besar terhadap skor akhir.
Apa perbedaan utama format soal TOPIK I dan TOPIK II?
TOPIK I hanya terdiri dari sesi listening dan reading dengan seluruh soal berbentuk pilihan ganda untuk Level 1–2. Sementara itu, TOPIK II mencakup listening, reading, dan writing untuk Level 3–6. TOPIK II juga memiliki soal isian dan esai yang menguji kemampuan peserta dalam menggunakan bahasa Korea secara produktif, bukan hanya memahami informasi.